Monday, March 17, 2008

SMS dari Anggih

Pukul 22.02 wib..

Sehabis menyantap sebungkus nasi plus sepotong ikan tongkol. Aku beranjak ke televisi. Pencet remote lalu di layar TV muncul Metro TV. Ada film dokumenter produksi National Geografic berjudul Woman Slave in India.

Film itu bertutur tentang perdagangan anak di India. Aku tidak mengikutinya dari awal, jadi aku tidak tahu alurnya. Aku hanya menontonnya sekitar 10 menit. Begitu iklan komersial tiba, aku cari saluran lain.

Aku ke Global TV. Ada film tentang ”hantu” disitu. Aku tidak tahu judul nya apa. Karena tidak tertarik, aku pindah saluran lagi. Giliran Trans TV yang ku jambangi. Eh, ada Peter Pan rupanya.

Sejujurnya, aku tidak begitu fans sama Peter Pan. Aku suka beberapa lagu mereka. Tapi tidak sampai tergila-gila.

Malam itu Peter Pan tampil live, beberapa lagu dimainkan secara akustik. Aku suka akustik. Apalagi suara Ariel sang vokalis, malam itu terdengar punya ”power”.

Beberapa waktu lalu, aku pernah dengar Ariel performance. Suaranya ngak tarik. Nyempreng ditelinga ku.” Ah..ini orang kok gini nyanyinya,” kata ku dalam pikiran. Tapi itu dulu.

Aku suka pas Peter Pan performance sama Sherina. Gadis yang beranjak dewasa ini, memang top. Dia punya bakat alamiah didunia musik sepertinya. Sambil mencet-mencet tuts piano, dia nyanyi bareng Ariel. Tak Bisa kah Kau Menunggu Ku, diduetkan dengan sempurna.

Begitu iklan muncul, aku ke kamar check HP yang lagi di charger. Eh ada sms baru rupanya. Dari Anggih..

”Actualy da bnyak pndapt Gih utk blog abg yg td Q liat. 1. I`m nt that smart bro ; 2. i`m in a transition age, kl Britney blg i`m nt a gal not a woman;3.bias gender? Ga ngrti =P;4.ptnyan Q sblumny ko ga dijwb ya?” (21:12:58)

“Oy..klupaan!thanx utk ga mbwt `foto Gih yg ane` d blogny..N 1lg, kok Gih ngrasa bukn jd `tman dskusi` abg ya? Tp jstru ngrasa jd `rsponden` abg.. it it just my feeling..or…?” (21:18:27)

Sebelum nya Anggih sudah mengirimin aku SMS. Dia ingin tahu, kenapa aku baru menyadari telah lama di Nias sekarang. Setelah dua malam bertelepon dengan nya.

Aku mau jawab. Tapi pulsa sudah habis. Pas pulang dari kantor, aku lupa singgah ke counter pulsa.

Aku kirim sms sama Yemington. Minta tolong . Dia saudara ku; teman SD; bekas staff Caritas dan sekarang kerja untuk UNOPS (sebuah lembaga PBB yang mengurusin sejumlah pembangunan gedung sekolahb dasar, sumbangan dari UNICEF).

“Bro, tolong dulu isikan pulsa ku. Tadi aku lupa.”

Yeminton tak menjawab. Aku khawatir dia tidak bawa HP. Di kamar aku lihat ada dua HP. Setahu ku, dia hanya punya dua HP.

Anggih kirim sms lagi..

“Sbuk bgt y bg ampe ga bls sms Gih? Ato krn tlalu cape? Ywda d..” (22:29:26)

Lewat 22.00 wib, hampir semua toko sudah tutup di Nias.

***

Habis baca sms Anggih yang pukul 21.00 wib. Aku diam sebentar.

” Oh..my God, she is 21 old now, she is not teenager again..”

Anggih bukan remaja lagi. Dia sudah tergolong anak gadis. Kalau hukum bilang, 21 tahun itu sudah dewasa.

”Bodohnya aku berpikir seolah dia masih remaja..,” grutu ku dalam hati.

Mungkin karena face nya Anggih, di foto terkesan seperti remaja. Aku pun ikut-ikutan kepikiran dia masih seperti remaja. Seperti bere ku si sonia. Aduh…

“Sister, please accept my apologized for it ya.”

According to Gender. Gimana aku menjelaskan gender pada mu ya. Dalam pengertian sederhana, gender itu adalah alat kelamin sosial.

Gini maksudnya, laki-laki dan perempuan dalam masyarakat selalu dibedakan peran nya. Laki-laki ”katanya” harus bekerja menafkahi rumah tangga, contohnya. Sedangkan perempuan harus di rumah, mengurus rumah tangga. Kenapa perempuan harus di rumah. Masyarakat menjawabnya,” Karena sudah kodrat.”

Lha, kodratnya perempuan kan bukan itu. Kodratkan itu sesuatu yang alamiah. Yang suka tidak suka harus diterima. Contohnya, menstruasi. Suka-suka yang namanya perempuan harus ”dapat bulan”.

”Sister, apakah menjaga berat badan itu kodrat nya perempuan juga ?”

Soal teman diskusi.

”Apakah Anggih merasa sedang diwawancarai ?”

Jika Anggih merasa seperti responden. Aku pikir itu hanya perasaan Anggih saja.

Aku tetap menggangap dia itu kawan sekaligus lawan diskusi yang asyik. Dia punya argumentasi sendiri. Dia punya cara menganalisis sendiri. Kadang dia sepakat. Kadang dia membantah. Bukan kah itu namanya diskusi...

Kalau ada yang lebih menonjol. Atau lebih menguasai topik pembicaraan. Itu hal yang wajar dalam sebuah diskusi. Semua orang kan punya pengalaman dan pengetahuan yang berbeda...

Wajar kok untuk hal-hal atau topik tertentu ada yang lebih unggul. Untuk topik HP misalnya. Aku harus akui, Anggih leading lebih jauh. Aku tidak paham model-model HP. Mana yang lebih bagus, mana yang lebih tajam gambarnya. Jadi untuk urusan seperti itu aku harus ”berguru” pada mu...

Nah. Sampai disini, apakah semua nya sudah jelas ?

***

Senin, 17 Maret 2008

"Slamaaaaamat paaaagiiiii big bro..wish me luck ya??Arini Gih MidTest..thanx lo kl mw ngdoain Gih..^_^" (08:10:30)




No comments: